Kamis, 24 Mei 2012


Manusia Dan Tanggung Jawab
Pertama-tama kita harus mengetahui apa itu tanggung jawab karena tanggung jawab merupakan hal yang sangatlah penting dalam menjalani hidup ini karena dapat mempengaruhi masa depan dirikita sendiri maupun oranglain.
Jadi pnegertian tanggung jawab menurut kamus umum Bahasa Indonesia adalah, keadaan wajib menanggung segala sesuatunya. Sehingga bertanggung jawab menurut kamus umum bahasa Indonesia adalah berkewajiban menanggung akibatnya.
Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagaiperwujudan kesadaran akan kewajibannya.
Dan perlu kita ingat semua sebenarnya tanggung jawab bukanlah terhadap dirikita sendiri saja akan tetapi terhadap keluarga,masyarakat,negara dan kepada Tuhan.
1.Tanggung jawab terhadap diri sendiri
Tanggung jawab terhadap diri sendiri menurut kesadaran setiap orang untuk memenuhi kewajibannya sendiri dalam mengembangkan kepribadian sebagai manusia pribadi.
2.Tanggung jawab terhadap keluarga          
Keluaraga merupakan masyarakat kecil. Keluarga terdiri dari suami-istri.ayah-ibu dan anak-anak, dan juga orang lain yang menjadi anggota keluarga. Tiap anggota keluarga wajib bertanggung jawab kepada keluarganya. Tanggung jawab ini menyangkut nama baik keluarga. Tetapi tanggung jawab juga merupakan kesejahteraan, keselamatan, pendidikan dan kehidupan.
3.Tanggung jawab terhadap masyarakat
Pada hakekatnya manusia tidak bisa hidupm tanpa bantuan manusia lain, sesuai dengan kedudukannya sebagai mahkluk sosial
4.Tanggung jawab kepada Bangsa/Negara
Suatu kenyataan lagi, bahwa tiap manusia, tiap individu adalah warga negara suatu negara.Dalam berpikir, berbuat, bertindak, bertingkah laku manusia terikat oleh norma-norma atau ukuran-ukuran yang dibuat oleh negara. Manusia tidak dapat berbuat semuanya sendiri. Bila perbuatan manusia itu salah, maka ia harus betanggung jawab kepada negara.
5.Tanggung jawab terhadap Tuhan
Tuhan menciptakan manusia di bumi bukanlah tanpa tanggung jawab, melainkan untuk mengisi kehidupannya manusia mempunyai tanggung jawab langsung terhadap Tuhan. Sehingga tindakan manusia tidak bisa lepas dari hukuman-hukuman Tuhan yang di tuangkan dalam berbagai kitab suci melalui berbagai macam agama.
Setelah pengertian di atas semoga kita dapat mengerti apa itu tanggung jawab dan pengaplikasiannya di kehidupan nyata.


Manusia Dan Tanggung Jawab
Pengertian Tanggung Jawab
Tanggung jawab menurut kamus umum Bahasa Indonesia adalah, keadaan wajib menanggung segala sesuatunya. Sehingga bertanggung jawab menurut kamus umum bahasa Indonesia adalah berkewajiban menanggung akibatnya.
Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagaiperwujudan kesadaran akan kewajibannya.
Macam-Macam Tanggung Jawab
1.Tanggung jawab terhadap diri sendiri
Tanggung jawab terhadap diri sendiri menurut kesadaran setiap orang untuk memenuhi kewajibannya sendiri dalam mengembangkan kepribadian sebagai manusia pribadi.
2.Tanggung jawab terhadap keluarga
Keluaraga merupakan masyarakat kecil. Keluarga terdiri dari suami-istri.ayah-ibu dan anak-anak, dan juga orang lain yang menjadi anggota keluarga. Tiap anggota keluarga wajib bertanggung jawab kepada keluarganya. Tanggung jawab ini menyangkut nama baik keluarga. Tetapi tanggung jawab juga merupakan kesejahteraan, keselamatan, pendidikan dan kehidupan.
3.Tanggung jawab terhadap masyarakat
Pada hakekatnya manusia tidak bisa hidupm tanpa bantuan manusia lain, sesuai dengan kedudukannya sebagai mahkluk sosial
4.Tanggung jawab kepada Bangsa/Negara
Suatu kenyataan lagi, bahwa tiap manusia, tiap individu adalah warga negara suatu negara.Dalam berpikir, berbuat, bertindak, bertingkah laku manusia terikat oleh norma-norma atau ukuran-ukuran yang dibuat oleh negara. Manusia tidak dapat berbuat semuanya sendiri. Bila perbuatan manusia itu salah, maka ia harus betanggung jawab kepada negara.
5.Tanggung jawab terhadap Tuhan
Tuhan menciptakan manusia di bumi bukanlah tanpa tanggung jawab, melainkan untuk mengisi kehidupannya manusia mempunyai tanggung jawab langsung terhadap Tuhan. Sehingga tindakan manusia tidak bisa lepas dari hukuman-hukuman Tuhan yang di tuangkan dalam berbagai kitab suci melalui berbagai macam agama.

Kamis, 26 April 2012


Manusia dan Pandangan Hidup
Hubungan manusia dan pandangan hidup itu sangatlah penting karena jika manusia tidak mempunyai pandangan hidup  manusia itu terserat tanpa ada tujuan di dalam hidupnya,
Pandangan hidup itu sangatlah penting untuk mengapai cita-cita dimana pandanagan hidup menjadi alasan kita untuk menjalani hidup kita di dunia ini.
Untuk lebih mendalami pandanagn hidup itu kita pertama kali harus mengerti apa itu pandangan hidup.
Setiap manusia mempunyai pandangan hidup, Pandangan hidup ini bersifat kodarti. Karena itu ia menentukan masa depan seseorang. Untuk itu perlu dijelaskan pula apa arti pandangan hidup artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya.
Dengan demikian pandangan hidup itu bukanlah timbul seketika atau dalam waktu yang singkat saja, melainkan melalui proses waktu yang lama dan terus menerus, sehingga hasil pemikiran itu dapat diuji kenyataannya. Hasil pemikiran itu dapat diterima oleh akal, sehingga diakui  kebenarannya. Atas dasar ini manusia menerima hasil pemikiran itu sebagai penganan, pedoman, arahan, atau petunjuk yang di sebut pandagan hidup.
Pandagan hidup berdasarkan asalnya ada 3:
1.Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hiudp yang mutlak kebenarannya.
2.Pandangan hidup yang berupa ideologi yang di sesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada negara tersebut.
3.pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya.
Langkah-langkah berpandangan hidup yang baik
1.Mengenal
Mengenal merupakan suatu kodrat bagi manusia yaitu merupakan tahap pertama dari setiap aktivitas hidupnya yang dalam hal ini menganal apa itu pandangan hidup.
2.Mengerti
Tahap kedua untuk berpandangan hidup yang baik adalah mengerti. Mengerti di sini dimaksudkan mengerti terhadap pandangan hidup itu sendiri.
3.Menghayati
Langkah selanjutnya setelah mengerti pandangan hidup adalah menghayati pandangan hidup itu. Dengan menghayati pandangan hidup kita memperoleh gambaran yang tepat dan benar mengenai kebenaran pandangan hidup itu sendiri.

4.Meyakini
Setelah mengetahui kebenaran dan validitas, baik secara kemanusiaan, maupun ditinjau dari segi kemasyarakatan maupun negara dan dari kehidupan di akherat, maka hendaknya kita meyakini pandangan hidup yang telah kita hayati itu.
5.Mengabdi
Pengabdian merupakan sesuatu hal yang penting dalam menghayati dan meyakinni sesuatu yang telah dibenarkan dan diterima baik oleh dirinya lebih-lebih oleh orang lain dengan mengabdi maka kita akan merasakan kepada orang lain.


Manusia dan Pandangan hidup
Pengertian Pandangan Hidup
Setiap manusia mempunyai pandangan hidup, Pandangan hidup ini bersifat kodarti. Karena itu ia menentukan masa depan seseorang. Untuk itu perlu dijelaskan pula apa arti pandangan hidup artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya.
Dengan demikian pandangan hidup itu bukanlah timbul seketika atau dalam waktu yang singkat saja, melainkan melalui proses waktu yang lama dan terus menerus, sehingga hasil pemikiran itu dapat diuji kenyataannya. Hasil pemikiran itu dapat diterima oleh akal, sehingga diakui  kebenarannya. Atas dasar ini manusia menerima hasil pemikiran itu sebagai penganan, pedoman, arahan, atau petunjuk yang di sebut pandagan hidup.
Pandagan hidup berdasarkan asalnya ada 3:
1.Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hiudp yang mutlak kebenarannya.
2.Pandangan hidup yang berupa ideologi yang di sesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada negara tersebut.
3.pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya.
Langkah-langkah berpandangan hidup yang baik
1.Mengenal
Mengenal merupakan suatu kodrat bagi manusia yaitu merupakan tahap pertama dari setiap aktivitas hidupnya yang dalam hal ini menganal apa itu pandangan hidup.
2.Mengerti
Tahap kedua untuk berpandangan hidup yang baik adalah mengerti. Mengerti di sini dimaksudkan mengerti terhadap pandangan hidup itu sendiri.
3.Menghayati
Langkah selanjutnya setelah mengerti pandangan hidup adalah menghayati pandangan hidup itu. Dengan menghayati pandangan hidup kita memperoleh gambaran yang tepat dan benar mengenai kebenaran pandangan hidup itu sendiri.

4.Meyakini
Setelah mengetahui kebenaran dan validitas, baik secara kemanusiaan, maupun ditinjau dari segi kemasyarakatan maupun negara dan dari kehidupan di akherat, maka hendaknya kita meyakini pandangan hidup yang telah kita hayati itu.
5.Mengabdi
Pengabdian merupakan sesuatu hal yang penting dalam menghayati dan meyakinni sesuatu yang telah dibenarkan dan diterima baik oleh dirinya lebih-lebih oleh orang lain dengan mengabdi maka kita akan merasakan kepada orang lain.

Manusia dan Keadilan
Di sini hubungan manusia dan keadilan itu mungkin sangatlah susah karena banyak manusia yang tidak mendapatkan keadilan yang pantas untuk dirinya.
Tidak perlu kita mencari contoh dari luar negeri kita lihat saja di dalam negeri kita sendiri Indonesia banyak terjadi kecurangan yang dilakukan oleh orang yang mempunyai “kuasa” yang menyebabkan banyak penderitaan bagi masyarakat biasa.  Contohnya korupsi yang sudah mendarah daging di negara ini dimana sudah tidak dapat dihentikan, ibaratnya seekor ular akan tetapi yang satu ini apabila kepala nya sudah di potong bukannya berhenti atau mati akan tetapi badan dan ekor dari si ular tersebut malah bisa menjadi seekor ular lagi yang mempunya kepala. Akibat dari korupsi ini kita dapat lihat di lingkungan sekitar kita dimana masih banyak orang yang kesusahan dan masih banyak orang yang menuntut keadilan karena dirinya merasa tidak mendapatkan atau merasakan apa itu keadilan. Selain korupsi  keadilan jg dapat di usik dengan namanya suap-mensuap dimana kita akan mendapatkan keadilan jika kita memiliki uang dalam arti uang itu sendiri adalah keadilan, sangat disayangkan bahwa negara kita ini Indonesia masi menjadikan uang itu segalanya untuk mengatur keadilan. 
Untuk pengetahuan kita semua, kita harus mengatahui apa keadialan itu sendiri supaa tidak di salah gunakan.
Keadlian menurut Aristoteles adalah kelayakan dalam tindakan manusia. Kelayakan diartikan sebagai titik tengah diantara ke dua ujung ekstrem yang terlalu banyak dan terlalu sedikit. Kedua Ujung ekstrem itu menyangkut dua orang atau benda. Bila keuda orang tersebut mempunyai kesamaan dalam ukuran yang telah ditetapkan , maka masing-masing orang akan menerimabagian yang tidak sama., sedangkan pelanggaran terhadap proporsi tersebut berarti ketidak adilan.
Keadialn oleh Plato diproyeksikan pada diri manusia sehingga yang dikatakan adil adalah orang yang mengendalikan diri, dan perasaannya dikendalikan oleh akal.
Lain lagi pendapat Socrates yang memproyeksikan keadilan pada pemerintahan. Menurut Socrates, keadilan tercipta bilamana warga negara sudah merasakan bahwa pihak pemerintah sudah melaksanakan tugasnya dengan baik. Mengapa diproyeksikan pada pemerintah, sebab pemerintah adalah pimpinan pokok yang menentukan dinamika masyarakat.
Kong Hu Cu berpendapat lain : Keadilan terjadi apabila anak sebagai anak, bila ayah sebagai ayah, bila raja sebagai raja, masing-masing telah melaksanakan kewajibannya. Pendapat ini terbatas pada nilai-nilai tertentu yang sudah diyakini atau disepakati.
Menurut pendapat yang lebih umum dikatakan bahwa keadilan itu adalah pengakuan dan perlakuan yang seimbang antara hak dan kewajiban. Keadilan terletak pada keharmonisan menuntut hak dan menjalankan kewajiban. Atau dengan kata lain keadilan adalah keadaan bila setiap orang memperoleh apa yang menjadi haknya dan setiap orang memperoleh bagian yang sama dari kekayaan bersama.
Berdasarkan kesadaran etis, kita diminta untuk tidak hanya menuntut hak dan lupa menjalankan kewajiban. Jika kita hanya menuntut hak dan lupa menjalankan kewajiban, maka sikap dan tindakan kita akan mengarah pada pemerasan dan memperbudak  orang lain. Sebaliknya pula jika kita hanya menjalankan kewajiban dan lupa menuntut hak , maka kita akan mudah diperbudak atau diperas orang lain.
Sebagai contoh, seorang karyawan yang hanya menuntut hak kenaikan upah tanpa meningkatkan hasil kerjanya tentu cenderung disebut memeras. Sebaliknya pula, seorang majikan yang terus menerus menggunakan tenaga orang lain tanpa memperhatikan kenaikan upah dan kesejahteraannya, maka perbuatan itu menjurus kepada sifat memperbudak orang atau pegawainya. Oleh karena itu, untuk memperoleh keadilan, misalnya, kita menuntut kenaikan upah, sudah tentu kita harus berusaha meningkatkan prestasi kerja kita. Apabila kita menjadi majikan, kita harus memikirkan keseimbangan kerja mereka dengan upah yang diterima

Manusia dan Keadilan
Pengertian Keadilan.
Keadlian menurut Aristoteles adalah kelayakan dalam tindakan manusia. Kelayakan diartikan sebagai titik tengah diantara ke dua ujung ekstrem yang terlalu banyak dan terlalu sedikit. Kedua Ujung ekstrem itu menyangkut dua orang atau benda. Bila keuda orang tersebut mempunyai kesamaan dalam ukuran yang telah ditetapkan , maka masing-masing orang akan menerimabagian yang tidak sama., sedangkan pelanggaran terhadap proporsi tersebut berarti ketidak adilan.
Keadialn oleh Plato diproyeksikan pada diri manusia sehingga yang dikatakan adil adalah orang yang mengendalikan diri, dan perasaannya dikendalikan oleh akal.
Lain lagi pendapat Socrates yang memproyeksikan keadilan pada pemerintahan. Menurut Socrates, keadilan tercipta bilamana warga negara sudah merasakan bahwa pihak pemerintah sudah melaksanakan tugasnya dengan baik. Mengapa diproyeksikan pada pemerintah, sebab pemerintah adalah pimpinan pokok yang menentukan dinamika masyarakat.
Kong Hu Cu berpendapat lain : Keadilan terjadi apabila anak sebagai anak, bila ayah sebagai ayah, bila raja sebagai raja, masing-masing telah melaksanakan kewajibannya. Pendapat ini terbatas pada nilai-nilai tertentu yang sudah diyakini atau disepakati.
Menurut pendapat yang lebih umum dikatakan bahwa keadilan itu adalah pengakuan dan perlakuan yang seimbang antara hak dan kewajiban. Keadilan terletak pada keharmonisan menuntut hak dan menjalankan kewajiban. Atau dengan kata lain keadilan adalah keadaan bila setiap orang memperoleh apa yang menjadi haknya dan setiap orang memperoleh bagian yang sama dari kekayaan bersama.
Berdasarkan kesadaran etis, kita diminta untuk tidak hanya menuntut hak dan lupa menjalankan kewajiban. Jika kita hanya menuntut hak dan lupa menjalankan kewajiban, maka sikap dan tindakan kita akan mengarah pada pemerasan dan memperbudak  orang lain. Sebaliknya pula jika kita hanya menjalankan kewajiban dan lupa menuntut hak , maka kita akan mudah diperbudak atau diperas orang lain.
Sebagai contoh, seorang karyawan yang hanya menuntut hak kenaikan upah tanpa meningkatkan hasil kerjanya tentu cenderung disebut memeras. Sebaliknya pula, seorang majikan yang terus menerus menggunakan tenaga orang lain tanpa memperhatikan kenaikan upah dan kesejahteraannya, maka perbuatan itu menjurus kepada sifat memperbudak orang atau pegawainya. Oleh karena itu, untuk memperoleh keadilan, misalnya, kita menuntut kenaikan upah, sudah tentu kita harus berusaha meningkatkan prestasi kerja kita. Apabila kita menjadi majikan, kita harus memikirkan keseimbangan kerja mereka dengan upah yang diterima
Keadilan Sosial
Berbicara tenntang keadilan. Anada tentu ingat akan dasar negara kita ialah Pancasila. Sila kelima Pancasila berbunyi : “keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.” Dalam dokumen lahirnya Pancasila diusulkan oelh Bung Karno adanya prinsip kesejahteraan sebagai salah satu dasar negara. Selanjutnya prinsip itu dijelaskan sebagai prinsip “ tidak ada kemiskinan di dalam Indonesia Merdeka”.Dari usul dan penjelasan itu nampak adanya pembauran pengertian kesejahteraan dan keadilan.
Selanjutnya untuk mewujudkan keadilan sosial itu, diperinci perbuatan dan sikap yang perlu dipupuk, yakni:
1.Perbuatan luhur yang mencerminkan sikap dan suasna kekeluargaan dan kegotongroyongan.
2.Sikap adil terhadap sesama, menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban serta menghormati hak-hak orang lain.
3.Sikap suka memberi pertolonggan kepada orang yang memerlukan
4.Sikap suka bekerja keras
5.Sikap menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaar untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan bersama
Berbagai macam keadilan
1.Keadilan Legal atau Keadilan Moral
2.Keadilan Distributif
3.Keadilan Komutatif

Senin, 16 April 2012

Tada... LA Ruby beserta logika (logika jgn di copas y).

Listing Menu

ia ="y"
while ia == "y" or ia == "Y"
puts "**********************"
puts "              MENU               "
puts "**********************"
puts "1.Makanan"
puts "2.Minuman"
puts "3.EXIT"
print "Masukan Pilihan "
menu=gets.to_i
puts ""
            if menu == 1
puts "*********************"
puts "             Makanan           "
puts "*********************"
puts "1.Soto"
puts "2.Ketoprak"
puts "3.Syomai"
print "Masukan Pilihan "
makanan=gets.to_i
puts ""
            if makanan == 1
puts "********************"
puts "               Soto             "
puts "********************"
puts "Harga = 10000"
print"Banyak= "
banyak=gets.to_i
total = 10000 * banyak
print "Total = " , total
puts ""
print "Apa anda ingin memesan yang lain(Y/N)?"
ia=gets.chomp
            elsif makanan == 2
puts "********************"
puts "            Ketoprak          "
puts "********************"
puts "Harga = 8000"
print"Banyak= "
banyak=gets.to_i
total = 8000 * banyak
print "Total = " , total
puts ""
print "Apa anda ingin memesan yang lain(Y/N)?"
ia=gets.chomp
else
puts "********************"
puts "            Syomai             "
puts "********************"
puts "Harga = 6000"
print"Banyak= "
banyak=gets.to_i
total = 6000 * banyak
print "Total = " , total
puts ""
print "Apa anda ingin memesan yang lain(Y/N)?"
ia=gets.chomp
end
            elsif menu == 2
puts "*********************"
puts "            Minuman            "
puts "*********************"
puts "1.Teh Manis"
puts "2.Jus Buah"
puts "3.Air Mineral"
print "Masukan Pilihan "
minuman=gets.to_i
puts ""
            if minuman == 1
puts "********************"
puts "           Teh Manis         "
puts "********************"
puts "Harga = 2000"
print"Banyak= "
banyak=gets.to_i
total = 2000 * banyak
print "Total = " , total
puts ""
print "Apa anda ingin memesan yang lain(Y/N)?"
ia=gets.chomp
            elsif minuman == 2
puts "********************"
puts "           Jus Buah           "
puts "********************"
puts "Harga = 5000"
print"Banyak= "
banyak=gets.to_i
total = 5000 * banyak
print "Total = " , total
puts ""
print "Apa anda ingin memesan yang lain(Y/N)?"
ia=gets.chomp
else
puts "********************"
puts "          Air Mineral        "
puts "********************"
puts "Harga = 1000"
print"Banyak= "
banyak=gets.to_i
total = 1000 * banyak
print "Total = " , total
puts ""
print "Apa anda ingin memesan yang lain(Y/N)?"
ia=gets.chomp
end
else
print "Terima Kasih"
ia=gets.chomp
end
end

Logika Program
Pertama kali jika ingin melakukan perulangan di program ini adalah menggunakan while while itu akan mengerjakan program kita terus menerus selama jawaban yang kita input adalah ia (meninginkan perulangan).
Di program ini saya menggunakan variabel ia sebagai temapat penyimpanan harga “y” dan di sini or berguna untuk jawaban selain “y” saya masukan “Y”.
Kenapa saya meletakan while di awal program?, karena saya ingin menggulang dari tampilan MENU karena di sini Menu saya sebagai home di mana kita bisa memesan makanan, minuman atau exit.
Puts dan Print digunakan untuk mencetak kalimat yang kita ketik bedanya adalah kalau puts setelah mencetak kita langsung diarahkan ke bawah, sedangkan print kita akan di arahkan di sisi kanan dari hasil pencetakan kita.
Makanan dan minuman adalah variabel yang saya gunakan sebagai media kondisi yaitu if.
Di sini gets. to_i digunakan untuk menagkap apa yang kita input, karena di menu saya saya memberi pilihan 1 sampai 3 maka kita harus ubah terlebih dahulu tipe data y menjadi integer kalau tidak maka program tidak akan bisa menangkap apa yang kita input.
If di gunakan untuk kondisi tertentu , sebelumnya kita kenal dengan elseif yaitu selain kondisi yang telah ada ada kondisi lainnya di sini saya memakainya karena di dalam makanan atau minuman saya memberikan 3 macam pilihan lagi jadi setelah pilihan pertama atau kondisi pertama lalu ada pilihan kedua atau kondisi baru(selain kondisi pertama ada kondisi kedua) dan sisanya atau lainnya adalah else, karena dari artinya saja else itu adalah selainnya.
Ia=gets.chomp di gunakan untuk melakukan perulangan. Seperti yang saya katakan sebelumnya ia adalah media penyimpanan sementara untuk melakukan perulangan. Jadi kenapa harus gets.chomp?. karena jika saya menggunakan gets. to_s ketika saya menginputkan harga “n” atau “N” (NO) yang akan terjadi adalah program akan menggulang kembali sepertihalnya kita menginputkan pilihan Yes. Tetapi kalau kita pakai gets.chomp ketika kita input No maka program akan terhenti.

Listing Zodiak

Listing Program 
Bulan = {1 => "Januari", 2 => "Febuari", 3=> "Maret", 4=> "April" , 5=> "Mei", 6=> "Juni" , 7=> "Juli",
                        8 => "Agustus" , 9 => "September", 10 => "Oktober", 11 => "Novermber", 12 => "Desember"}
Hari = {"Januari" => "31", "Febuari" => "28", "Maret" => "31", "April" => "30", "Mei" => "31" ,
                        "Juni" => "30", "Juli" => "31" , "Agustus" => "31", "September" => "30", "Oktober" => "31",
                        "November" => "30", "Desember" => "31"}
Zodiak = {"Januari" => "Capricon", "Febuari" => "Akuarius", "Maret" => "Pises", "April" => "Aries", "Mei" => "Taurus", "Juni" => "Gemini", "Juli" => "Cancer",
                        "Agustus" => "Leo", "September" => "Virgo", "Oktober" => "Libra" , "November" => "Skorpio", "Desember" => "Sagitarius"}
Sifat = {"Capricon" => "Rajin", "Akuarius" => "Berjiwa Besar", "Pises" => "Ramah", "Aries" => "Pemberani", "Taurus" => "Pendiam", "Gemini" => "Cerdas",
                        "Cancer" => "Mudah Bergaul", "Leo" => "Sabar", "Virgo" => "Kritis", "Libra" => "Penuh Pertimbangan", "Skorpio" => "Terpercaya",
                        "Sagitarius" => "Terbuka"}
puts "Masukan Bulan lahir anda "
a=gets.to_i
puts Bulan[a]
puts "Bulan lahir anda #{Bulan[a]}"
puts "Hari di bulan ini ada #{Hari[Bulan[a]]}"
puts "Zodiak anda #{Zodiak[Bulan[a]]}"
puts "Sifat anda #{Sifat[Zodiak[Bulan[a]]]}"

Logika Program
Di dalam program ini saya menggunakan array di mana array itu tempat penyimpanan sementara di mana kita dapat memanggilnya kembali dan di dalam array tipe datanya harus homogen atau sama.
Pada Bulan,Hari,Zodiak dan Sifat saya menggunakan {“”=>””} untuk meberi tahu bahwa apa yang kita input berhubungan dengan yang lain (ingat untuk pemberian tanda”” dan , karena jika anda lupa maka program tidak akan bisa berjalan).
A=gets. to_i di gunakan untuk menangkap inputan kita.
Lalu dalam menampilkan Bulan ,Jumlah Hari dalam Bulan tersebut, di Bulan itu anda berzodiak apa, dan sifat zodiak anda. Saya memanggil array yang sudah ada tetapi di sini array di dalam array karena satu sama lain saling berhubungan.
Jadi #{ Bulan[a]} itu adalah inputan yang telah kita masukan dari 1 sampai 12 yang berada dalam bulan, puts "Hari di bulan ini ada #{Hari[Bulan[a]]}" itu untuk mencetak sesuai yang telah kita input dimana jika kita input 1 maka di dalam bulan akan mencari 1 dan 1 itu Januari seperti di atas kita ingin memanggil jumlah hari yang ada di dalam bulan tersebut maka setelah ia mendapat Januari  ia akan mencari lagi apa yang berhubungan dengan Januari lalu didapatkan ya 31 hari, jadi #{Hari[Bulan[a]]} itu adalah memanggil hari yang berada di dalam bulan yang berdasarkan inputan kita yang telah mencari hasil bulan tersebut.
Jadi kasus tersebut sama dnegan kasus #{Zodiak[Bulan[a]]} program akan mencari zodiak yang ada di dalam bulan yang berdasarkan inputan kita yang telah mencari hasil bulan tersebut.
Lalu #{Sifat[Zodiak[Bulan[a]]]} program akan mencari sifat dari zodiak tersebut di mana sifat berada di dalam zodiak dan zodiak di dalab bulan yang berdasarkan inputan kita yang telah mencari hasil bulan tersebut.

P.S untuk Outputnya saya tidak memberikan gambar karena di gambar tersebut ada address y. jadi perlu di ingat gambar outputnya jangan asal copas ^.^